Jakarta, CyberNews. DPP Partai Persatuan Pembangunan prihatin dengan kasus yang menimpa Ketua Komisi V DPR Ahmad Muqowam. Untuk itu, DPP berharap Muqowam segera mengklarifikasi tudingan penelantaran yang dilontarkan oleh Paluline. Sumber : http://www.suaramerdeka.com/
"Dibutuhkan keterusterangan dari Pak Muqowam untuk mengklarifikasi sendiri persoalan itu. Sejauh ini belum ada agenda mengundang Pak Muqowam," kata Ketua DPP PPP Arief Mudatsir Mandan kepada Suara Merdeka CyberNews, Senin (15/12).
Menurutnya, kalrifikasi yang dilakukan oleh Muqowam bisa dijadikan dasar bagi DPP untuk menentukan sikap. Sebab hingga saat ini, katanya, DPP belum bisa berkomunikasi dengan Muqowam.
"Kami sendiri belum bisa menghubungi beliau. Yang jelas, DPP masih mempelajari kasus tersebut. Kasus tersebut sangat sensitif. Sehingga, dibutuhkan kehati-hatian," tukasnya.
Dikatakan, meski foto-foto yang beredar di media massa mirip dengan Muqowam, namun harus dibuktikan terlebih dahulu. "Kita tidak bisa berandai-andai sebelum ada klarifikasi dari Pak Muqowam," tuturnya.
Pengakuan Muqowam, lanjutnya, akan mempermudah DPP dalam mengambil sikap. Arief menambahkan, meski kasus itu adalah masalah keluarga, namun posisi Muqowam yang juga salah satu tokoh PPP, membuat DPP tidak mungkin membiarkan.
"Selain sebagai ketua Komisi V DPR, Pak Muqowam adalah ketua DPP PPP Bidang Politik dan Ketua Pemenangan Pemilu PPP. Selain itu, Pak Muqowam adalah wakil ketua Fraksi PPP DPR," imbuhnya.
Oleh karena itu, Arief mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa koleganya itu. "Saya berharap, kasus yang dialaminya bisa diselesaikan sendiri oleh beliau dan keluarganya," ucap Arief.
Berita Terbaru Pilihan Pembaca
Media Lokal
Sponsors
15 December 2008
Muqowam Diminta Klarifikasi soal Pernikahan Keduanya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment